Connect with us

Mel Shandy

Bianglala – Mel Shandy

di wajahmu ku lihat bulan
pancarkan sinar terang
di matamu ada mentari
indah dan tak terperi

ingin ku sentuh dan ku sentuh
walau tangan serasa lumpuh

ada bias bianglala
penuh berjuta warna
aku terpana dan terpaku
menatap seraut wajahmu

walau ada luka di hatiku
tapi kini semua sirna
walau ada luka di hatiku
tapi kini semua musnah

semua karena kehadiran dirimu
yang mengusik deritaku
kau bawa cinta untukku, cinta untukku

ada bias bianglala
penuh berjuta warna
aku terpana dan terpaku
menatap seraut wajahmu

walau ada luka di hatiku
tapi kini semua sirna
walau ada luka di hatiku
tapi kini semua musnah

semua karena kehadiran dirimu
yang mengusik deritaku
kau bawa cinta untukku, cinta untukku

di wajahmu ku lihat bulan

READ  Cuma Aku - Mel Shandy
Continue Reading

Mel Shandy

Ulah Tuan dan Nyonya – Mel Shandy

hidupku semakin terasa gerah
terbakar tubuhku yang kian lelah
cucuran keringat masih terjilat
masih terasa bagai soda yang nikmat

telapak kakiku masih telanjang
oh masih melekat kerikil tajam
tempat berteduhku dedaunan rumput alang
aku masih telanjang ooh masih telanjang

diriku bagai opera jalanan
melaju tanpa ada kepastian

asap cerutu oh tuan-tuan
ooh menebar nikmat aroma
semerbak harum oh nona-nona yang berdansa
aku masih telanjang ooh ooh aku masih telanjang

mana alas kakiku, berikan sepatuku
mana keadilanku oh dimana
mana tanah gunungku, mana masa depanku
kembalikan semuanya kepadaku

asap cerutu oh tuan-tuan
ooh menebar nikmat aroma
semerbak harum oh nona-nona yang berdansa
aku masih telanjang ooh ooh aku masih telanjang

mana alas kakiku, berikan sepatuku
mana keadilanku oh dimana
mana tanah gunungku, mana masa depanku
kembalikan semuanya kepadaku

dimana oh dimana
mana masa depanku kembalikan

READ  Ulah Tuan dan Nyonya - Mel Shandy
Continue Reading

Mel Shandy

Halusinasi – Mel Shandy

di saat senja mendatangi
ku lihat burung kecil terbang pelan ke sarangnya
ku dengar anak kecil menyanyi
lagukan tentang matahari yang terbenam ditelan malam

bernyanyi terus bernyanyi
membiarkan aku sendiri

kesunyian telah menjeratku
mendorong jatuh ke padang yang tak bertepi, penantian

berlalu waktu terus berlalu
menanti terus menanti

malam bintang ada dilanda rindu
angin bulan katakan aku masih menanti

aku memanggilmu dimanakah kamu
aku masih setia pada janji
ku sanggup tanpamu, ku cari dirimu
yang ku temui badai lautan hilang
penantianku abadi

berlalu waktu terus berlalu
menanti terus menanti

malam bintang ada dilanda rindu
angin bulan katakan aku masih menanti

aku memanggilmu dimanakah kamu
aku masih setia pada janji
ku sanggup tanpamu, ku cari dirimu
yang ku temui badai lautan hilang

aku memanggilmu dimanakah kamu
aku masih setia pada janji
penantianku abadi, penantianku abadi

READ  Kebebasan - Mel Shandy
Continue Reading

Mel Shandy

Hujan Tak Jadi Turun – Mel Shandy

hujan tak jadi turun
seberkas sinar cinta di sela-sela mega
ku buka jendelaku
ku pandang semuanya bagai lukisan alam

terlihatlah wajahku dipenuhi kesangsian
duduk termenung sendiri

aku tak pernah tahu
lingkaran kehidupan berakhirnya dimana
sering aku merasa
getaran dalam hati selalu menggangguku

aku ingin sembunyi, ingin ku menghindari
berlari ku berlari
bayang-bayangku ini mengikuti selalu

hujan biar hujan turun basahi hati yang kering
malam biarkan bintang-bintang bersinar terangi hati
dengar dengarlah suara, dengarlah suara hatiku
angin bernyanyilah, bernyanyilah untukku

aku tak pernah tahu
lingkaran kehidupan berakhirnya dimana
sering aku merasa
getaran dalam hati selalu menggangguku

aku ingin sembunyi, ingin ku menghindari
berlari ku berlari

hujan biar hujan turun basahi hati yang kering
malam biarkan bintang-bintang bersinar terangi hati
dengar dengarlah suara, dengarlah suara hatiku
angin bernyanyilah, bernyanyilah untukku

hujan biar hujan turun basahi hati yang kering
malam biarkan bintang-bintang bersinar terangi hati
oh dengar dengarlah suara, dengarlah suara hatiku
angin bernyanyilah, bernyanyilah untukku

READ  Civil War - Mel Shandy
Continue Reading