Connect with us

Ermy Kullit

Kasih – Ermy Kullit

(*)
Malam ini kasih teringat aku padamu
Seakan kau hadir disisi menemaniku
Kuyakinkan diri ini agar tiada sepi
Kulewatkan hari didalam mimpiku

Seandainya mungkin ku mampu terbang ke awan
Detik ini juga ku akan melayang kesana
Kau kubawa pulang dirimu yang slalu ku sayang
Bersama, berdua kita bahagia

Kasih dengarlah hatiku berkata
Aku cinta kepada dirimu sayang
Kasih percayalah kepada diriku
Hidup matiku hanya untukmu

musik..

kembali ke *

READ  Masih Ada Lagi - Ermy Kullit
Continue Reading

Ermy Kullit

Pesona – Ermy Kullit

Kala pertama kulihat senyummu
Tiada pernah menarik hati
Jerat tanganmu tak menggetarkan
relung sukmaku
Oh biasa saja bagai angin berlalu
dihadapanku

Sekian lama telah berlalu
Kita pernah bertemu lagi
Namun kini bayanganmu semakin lekat
Oh dihatiku
Selalu datang disetiap mimpiku

Resah hatiku ingin bertemu
Kemana langkahmu ingin aku mencari
Semua kini baru kusadari
Pesona yang lalu telah membuat
Diriku semakin rindu kepadamu
Daku Cinta kepadamu

READ  Senja Di Batas Kota - Ermy Kullit
Continue Reading

Ermy Kullit

Pertama dan Terakhir – Ermy Kullit

Dari dulu aku telah
Katakan padamu
Ku terima apa adanya
Akan dirimu

Lupakanlah masa lalu
Janganlah kau ragu
Dengan hati tulus
Aku sambut isi hatimu

S’ribu bulan telah lalu
Kau pergi dariku
Tiada pesan tiada harapan
Kau beri padaku

Kalau memang engkau ingin
Permainkan diriku
Janganlah padaku
Jangan hidupku engkau hancurkan

Bisik hati kecilku
Saatnya nanti pasti kan terjadi
Kisah kasih sayangku
Kau khianati dan berpaling pada sahabat karibku

Sampai hati kau
Mana satriamu
Kini aku sadar
Bukan aku curahan kalbumu
Janganlah kau ulangi
Aku yang pertama
Berjanjilah sayang,
Bahwa dia kasih yang terakhir

(sampai hati kau
Mana satriamu
Kini aku sadar
Bukan aku curahan kalbumu
Jangan kau ulangi
Aku yang pertama
Berjanjilah sayang,
Bahwa dia kasih yang terakhir)

Sampai hati kau (sampai hati kau)
Mana satriamu
Kini aku sadar
Bukan aku curahan kalbumu
Janganlah kau ulangi (jangan kau ulangi)
Aku yang pertama
Berjanjilah sayang,
Bahwa dia kasih yang terakhir

READ  Pertama dan Terakhir - Ermy Kullit
Continue Reading

Ermy Kullit

Pasrah – Ermy Kullit

Lama ku rasa sepinya hati tanpa dirimu
Lama terasa rindu yang dalam menyiksa jiwaku
Lamanya daku kian menahan resah gelisah
Yang selama ini selalu saja datang menggoda

Dua purnama tanpa terasa berlalu sudah
Namun tiada pernah ku dengar kabarmu oh sayang
Mungkin dirimu telah bersama dengan yang lain
Hingga diriku begitu saja engkau lupakan

Dimana lagi, kemana lagi harus ku cari
Tempat untuk bertanya
Anginpun tiada, burungpun tiada
Semua tiada bawa berita
Kalau begini, terus begini
Aku tak tahu bagaimanakah lagi
Biarlah semua akan ku pasrahkan pada yang Illahi

Dua purnama tanpa terasa berlalu sudah
Namun tiada pernah ku dengar kabarmu oh sayang
Mungkin dirimu telah bersama dengan yang lain
Hingga diriku begitu saja engkau lupakan

Dimana lagi, kemana lagi harus ku cari
Tempat untuk bertanya
Anginpun tiada, burungpun tiada
Semua tiada bawa berita
Kalau begini, terus begini
Aku tak tahu bagaimanakah lagi
Biarlah semua akan ku pasrahkan pada yang Illahi
Kalau begini, terus begini
Aku tak tahu bagaimanakah lagi
Biarlah semua akan ku pasrahkan pada yang Illahi
Biarlah semua akan ku pasrahkan pada yang Illahi

READ  Walau Dalam Mimpi - Ermy Kullit
Continue Reading