Connect with us

JKT48

Kiss Shite Son Shichatta (Rugi Sudah Dicium) – JKT48

Gosip beredar diseluruh sekolah
tentang murid yang teladan itu

anak SMA lain setahun dibawah
itu katanya pacarnya yang lucu

saling memandang dibawah langit yang berbintang
hari dimana aku dipeluk

rugi sudah dicium sama kamu
diriku yang benar-benar percaya

memandang dengan ramah
dan bisikkan kata cinta

rugi sudah dicium sama kamu
semua hanyalah dusta belaka
kembalikan, kembalikanlah ciumku

sambil tersenyum dia bilang padaku
itu hanyalah gosip yang tidak berdasar

seorang adik kelas yang dahulu
yang selalu ku ajari pelajaran

alasannya sedikit diluar dugaan
kusadar ia seorang playboy

tak apa kalau hanya skali cium
anggap saja hanya digigit nyamuk
tak akan sampai menangis karena aku tidak lemah

tak apa kalau hanya skali cium
cinta itu hanyalah salah paham
enyahlah kau dari dalam ingatanku

rugi sudah dicium sama kamu
diriku yang benar-benar percaya

memandang dengan ramah
dan bisikkan kata cinta

rugi sudah dicium sama kamu
semua hanyalah dusta belaka
kembalikan, kembalikanlah ciumku

tak apa kalau hanya skali cium
anggap saja hanya digigit nyamuk
tak akan sampai menangis karena aku tidak lemah

tak apa kalau hanya skali cium
anggap saja itu tak pernah ada
hilang sudah rasa sayangku padamu

READ  Ponytail to Shushu - JKT48
Continue Reading

JKT48

Boku no Sakura – JKT48

Memperbaiki garis putih di lapangan sekolah
Di bawah matahari aku berlari
Hari-hari masa muda

Jalan milik kamu terbentang lurus dan terus memanjang
Angin yang sesaat bersama dengan debu
Memori jauh di sana

Tidak ingin kalah dari siapapun
Dengan siapakah diriku telah saling bersaing

Sampai tujuan yang aku ingin
Terus jalan walau tak akan sampai
Di tengah mimpi air mata mengalir
Ku hapus dengan tangan ini

Kakak kelas yang berlari di depan
Menghantar bayangan yang panjang
Bunga sakura gugur dan meninggalkan ranting
Tahun depan bersemi lagi

Saat teriakan klub sepakbola telah berhenti
Aku memandang matahari senja yang terbenam
Kesepian musim panas

Pikiran yang bimbang di persimpangan mimpi yang berhenti
Pada saat itu dirimu menepuk pundakku
Dan pergi melewatiku

Sesuatu yang telah diajarkan punggung
Bahwa semua orang berlari dengan tempo yang berbeda

Pada tujuan yang aku ingin
Langit biru menunggu diriku
Mana yang lebih dulu memutuskan pita
Bagaimanapun juga boleh

Musim upacara kelulusan
Di dalam dada pun angin bertiup
Bunga sakura hari ini tercerai berai
Di tempat memikirkanmu

Sampai tujuan yang aku ingin
Terus jalan walau tak akan sampai
Di tengah mimpi air mata mengalir
Ku hapus dengan tangan ini

Kakak kelas yang berlari di depan
Menghantar bayangan yang panjang
Bunga sakura yang tertinggal
Pasti suatu hari kan berkelana dari ranting

READ  Hissatsu Teleport (Jurus Rahasia Teleport) - JKT48
Continue Reading

JKT48

Ponytail to Shushu – JKT48

Lebih cepat dari hari dikalender
Aku pun menyingsingkan lengan baju
Matahari pun mulai terasa dekat
kurasa musim telah mulai berubah

Laut nan biru (di tepi pantai itu)
Ingin jumpa denganmu
bertelanjang kaki (bermain air)

Poniiteeru (terus melangkah) dilubuk hati
Kamu pun berlari (aku pun berlari) diatas pasir

Poniiteeru (terus melangkah) kau pun menoleh
Dengan senyumanmu (senyuman) musim panas dimulai

Mentari sinari ruang kelas
Hawa tepat ‘tuk (terbuai lamunan)

Melihat kamu yang duduk didepanku
Membuat rasa sakit timbul didada

Walau ku suka namum tak terucapkan
Hanya pada sosokmu ku bisikan perasaanku

Poniiteru (membuatku sedih) didalam mimpi
Seluruh dirimu (seluruh diriku) ingin miliki

Poniiteeru (membuatku sedih) cinta tak berbalas
Mata pun bertemu (saat ini) kita sebatas teman

Rambut panjangmu yang terkuncir ikat polkadot shushu
Ikatan cinta itu takkan bisa kutangkap (Jika ku sentuh akan menghilang) ilusi ini

Poniiteeru (Janganlah kau lepas) tetaplah begitu
Seperti dirimu (seperti diriku) kita berlari

Poniiteeru (Janganlah kau lepas) sampai kapanpun
Tetaplah menjadi (sigadis ceria) selamanya

Lalalalala
lalalalala

READ  Mirai No Kajitsu (Buah Dari Masa Depan) - JKT48
Continue Reading

JKT48

Yuuhi wo Miteiruka? (Apakah Kau Melihat Mentari Senja?) – JKT48

Seperti apa hari ini yang telah di lewati
Pasti berfikir saat di jalan pulang
Meski ada hal sedih ataupun hal yang memberatkan,
Tak apa asal yang bahagia lebih banyak
Karena tidak membuat keluarga dan teman
Dan orang di sekitar menjadi khawatir
Kau paksakan tersenyum dan membuat kebohongan sedikit
Janganlah kau pendam semuanya di dalam hati…

Merasakan angin di saat musim berganti
Dan menyadari bunga di sebelah kaki
Kita dapat mensyukuri keberadaan kecil itu
Kita dapat rasakan kebahagian

Apakah kau melihat langit mentari senja?
Waktupun berlalu dan sosoknya terlihat begitu indahnya
Begitulah hari ini berakhir
Malam yang mengulangi semua telah datang
Kau bergegas di jalan pulang seorang diri
Kenapa tidak hanya dirimu sendiri sedikit lagi yuk~
Mari lihat sedikit lebih baik
Supaya kau dapat hidup jadi diri sendiri

Hubungan antar manusia memang merepotkan,
Tapi kita tidak bisa hidup sendiri
Seperti setiap manusia melupakan makhluk yang lemah,
Kita haruslah untuk saling membantu
Dan kadang kadang keluar ucapan kasar,
Tak sengaja menginjak kaki seseorang
Atau salah paham
Dan berbagai hal telah terjadi
Tetap di selalu penuh harapan

Apakah kau melihat langit mentari senja?
Mengajak untuk menerima keadaan saat ini dan terus lanjut
Dan bila kehilangan sesuatu
Pastilah suatu saat nanti hal itu akan tercapai
Langit hitam mulai berubah menjadi gelap
Di hias oleh titik garis yang terbentuk dari bintang bintang
Sampai hari esok tibalah nanti
Lihatlah mimpi seperti dirimu sendiri

Apakah kau melihat langit mentari senja?
Waktupun berlalu dan sosoknya terlihat begitu indahnya
Begitulah hari ini berakhir
Malam yang mengulangi semua telah datang
Kau bergegas di jalan pulang seorang diri
Kenapa tidak hanya dirimu sendiri sedikit lagi yuk~
Mari lihat sedikit lebih baik
Supaya kau dapat hidup jadi diri sendiri

READ  Ponytail to Shushu - JKT48
Continue Reading