Connect with us

Mel Shandy

Ulah Tuan dan Nyonya – Mel Shandy

hidupku semakin terasa gerah
terbakar tubuhku yang kian lelah
cucuran keringat masih terjilat
masih terasa bagai soda yang nikmat

telapak kakiku masih telanjang
oh masih melekat kerikil tajam
tempat berteduhku dedaunan rumput alang
aku masih telanjang ooh masih telanjang

diriku bagai opera jalanan
melaju tanpa ada kepastian

asap cerutu oh tuan-tuan
ooh menebar nikmat aroma
semerbak harum oh nona-nona yang berdansa
aku masih telanjang ooh ooh aku masih telanjang

mana alas kakiku, berikan sepatuku
mana keadilanku oh dimana
mana tanah gunungku, mana masa depanku
kembalikan semuanya kepadaku

asap cerutu oh tuan-tuan
ooh menebar nikmat aroma
semerbak harum oh nona-nona yang berdansa
aku masih telanjang ooh ooh aku masih telanjang

mana alas kakiku, berikan sepatuku
mana keadilanku oh dimana
mana tanah gunungku, mana masa depanku
kembalikan semuanya kepadaku

dimana oh dimana
mana masa depanku kembalikan

READ  Cuma Aku - Mel Shandy
Continue Reading

Mel Shandy

Halusinasi – Mel Shandy

di saat senja mendatangi
ku lihat burung kecil terbang pelan ke sarangnya
ku dengar anak kecil menyanyi
lagukan tentang matahari yang terbenam ditelan malam

bernyanyi terus bernyanyi
membiarkan aku sendiri

kesunyian telah menjeratku
mendorong jatuh ke padang yang tak bertepi, penantian

berlalu waktu terus berlalu
menanti terus menanti

malam bintang ada dilanda rindu
angin bulan katakan aku masih menanti

aku memanggilmu dimanakah kamu
aku masih setia pada janji
ku sanggup tanpamu, ku cari dirimu
yang ku temui badai lautan hilang
penantianku abadi

berlalu waktu terus berlalu
menanti terus menanti

malam bintang ada dilanda rindu
angin bulan katakan aku masih menanti

aku memanggilmu dimanakah kamu
aku masih setia pada janji
ku sanggup tanpamu, ku cari dirimu
yang ku temui badai lautan hilang

aku memanggilmu dimanakah kamu
aku masih setia pada janji
penantianku abadi, penantianku abadi

READ  Sejuta Impian - Mel Shandy
Continue Reading

Mel Shandy

Hujan Tak Jadi Turun – Mel Shandy

hujan tak jadi turun
seberkas sinar cinta di sela-sela mega
ku buka jendelaku
ku pandang semuanya bagai lukisan alam

terlihatlah wajahku dipenuhi kesangsian
duduk termenung sendiri

aku tak pernah tahu
lingkaran kehidupan berakhirnya dimana
sering aku merasa
getaran dalam hati selalu menggangguku

aku ingin sembunyi, ingin ku menghindari
berlari ku berlari
bayang-bayangku ini mengikuti selalu

hujan biar hujan turun basahi hati yang kering
malam biarkan bintang-bintang bersinar terangi hati
dengar dengarlah suara, dengarlah suara hatiku
angin bernyanyilah, bernyanyilah untukku

aku tak pernah tahu
lingkaran kehidupan berakhirnya dimana
sering aku merasa
getaran dalam hati selalu menggangguku

aku ingin sembunyi, ingin ku menghindari
berlari ku berlari

hujan biar hujan turun basahi hati yang kering
malam biarkan bintang-bintang bersinar terangi hati
dengar dengarlah suara, dengarlah suara hatiku
angin bernyanyilah, bernyanyilah untukku

hujan biar hujan turun basahi hati yang kering
malam biarkan bintang-bintang bersinar terangi hati
oh dengar dengarlah suara, dengarlah suara hatiku
angin bernyanyilah, bernyanyilah untukku

READ  Cuma Aku - Mel Shandy
Continue Reading

Mel Shandy

Cuma Aku – Mel Shandy

Usah kau mencari
Arti cinta wahai kasih
Karna tak selalu
Rasa cinta itu manis

Datanglah padaku
Yang setia ku menunggu
Pasti kau kuberi
Sluruh cinta…cinta matiku
Reff :
Cuma akulah saja
kekasihmu yang bisa
Membius gejolak hatimu dan rindumu

Cuma akulah saja
kekasihmu yang bisa
terbangkan khayalan cintamu
Hangatkan tubuhmu

READ  Civil War - Mel Shandy
Continue Reading